<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Mengajar diri sendiri / Teaching oneself</title>
	<atom:link href="http://astronomsableng.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://astronomsableng.wordpress.com</link>
	<description>Don Kontjreto de Djambrong's Lonely Hearts Weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Dec 2009 16:52:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Penemu rasi bintang: antara invention dan discovery by astronomsableng</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2008/10/07/penemu-rasi-bintang-antara-invention-dan-discovery/#comment-2429</link>
		<dc:creator>astronomsableng</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 16:52:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/?p=199#comment-2429</guid>
		<description>Kalau mau bicara makna semantik sebuah kata, agak sulit menentukan benar-salah di sini. Ada begitu banyak perspektif untuk membahasnya.

Kalau kita bicara teknis deskripsi Bung itu bisa betul, kalau kita bicara linguistik saya pikir narasi saya tidak salah-salah amat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau mau bicara makna semantik sebuah kata, agak sulit menentukan benar-salah di sini. Ada begitu banyak perspektif untuk membahasnya.</p>
<p>Kalau kita bicara teknis deskripsi Bung itu bisa betul, kalau kita bicara linguistik saya pikir narasi saya tidak salah-salah amat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Penemu rasi bintang: antara invention dan discovery by hm</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2008/10/07/penemu-rasi-bintang-antara-invention-dan-discovery/#comment-2428</link>
		<dc:creator>hm</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 13:17:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/?p=199#comment-2428</guid>
		<description>Setau saya sih discovery yg merupakan suatu penemuan dr suatu unsur baru, baik merupakan alat n ide, yg diciptakan oleh seseorang ato beberapa org dlm msyrkt.
Nah, hasil discovery itu mjd invention jika sudah diakui.

Sekian-hanyamembenarkanapayangsalahsaja-barusayapelajaridiantropologi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setau saya sih discovery yg merupakan suatu penemuan dr suatu unsur baru, baik merupakan alat n ide, yg diciptakan oleh seseorang ato beberapa org dlm msyrkt.<br />
Nah, hasil discovery itu mjd invention jika sudah diakui.</p>
<p>Sekian-hanyamembenarkanapayangsalahsaja-barusayapelajaridiantropologi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Two Star Trek and one cup by astronomsableng</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2009/05/08/two-star-trek-and-one-cups/#comment-2427</link>
		<dc:creator>astronomsableng</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 04:43:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/?p=238#comment-2427</guid>
		<description>Itulah Ton, kebimbangan seorang penggemar Star Trek. Di satu sisi belon biasa dengan muka-muka baru memainkan peran yang sudah ``melekat&#039;&#039; (kata Edi) dan menganggap mereka adalah penipu, di satu sisi terpikat dengan rasa baru yang ditawarkan. Solusinya? Sekuel! Hehehehehe...

Setuju, konsep fisikanya memang kacrut. Tapi Star Trek kapan sih gak ngawur soal fisika? Kompensator Heisenberg? Halooo... (Itu kau terima saja dengan lapang dada, hehehehe...)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah Ton, kebimbangan seorang penggemar Star Trek. Di satu sisi belon biasa dengan muka-muka baru memainkan peran yang sudah &#8220;melekat&#8221; (kata Edi) dan menganggap mereka adalah penipu, di satu sisi terpikat dengan rasa baru yang ditawarkan. Solusinya? Sekuel! Hehehehehe&#8230;</p>
<p>Setuju, konsep fisikanya memang kacrut. Tapi Star Trek kapan sih gak ngawur soal fisika? Kompensator Heisenberg? Halooo&#8230; (Itu kau terima saja dengan lapang dada, hehehehe&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Two Star Trek and one cup by anton</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2009/05/08/two-star-trek-and-one-cups/#comment-2426</link>
		<dc:creator>anton</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 04:36:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/?p=238#comment-2426</guid>
		<description>ah lo tri ujung-ujungnya minta sekuel hahahaha.. btw males juga liat star trek baru ini salah konsepsi tentang lubang hitam. untuk memperbaiki kesalahan2 ini memang butuh sekuel.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah lo tri ujung-ujungnya minta sekuel hahahaha.. btw males juga liat star trek baru ini salah konsepsi tentang lubang hitam. untuk memperbaiki kesalahan2 ini memang butuh sekuel.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Two Star Trek and one cup by Edwards</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2009/05/08/two-star-trek-and-one-cups/#comment-2425</link>
		<dc:creator>Edwards</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 10:41:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/?p=238#comment-2425</guid>
		<description>Emang susah sih ya kalo udah &quot;melekat&quot;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Emang susah sih ya kalo udah &#8220;melekat&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Gugus Bintang dalam Awan Molekul by rera</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2006/12/27/gugus-bintang-dalam-awan-molekul/#comment-2424</link>
		<dc:creator>rera</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 20:21:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/2006/12/27/gugus-bintang-dalam-awan-molekul/#comment-2424</guid>
		<description>terimakasih informasinya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih informasinya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Penemu rasi bintang: antara invention dan discovery by Mamanglo</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2008/10/07/penemu-rasi-bintang-antara-invention-dan-discovery/#comment-2419</link>
		<dc:creator>Mamanglo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 06:37:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/?p=199#comment-2419</guid>
		<description>Penemuan seperti komputer, misalnya, mengharuskan kita mendefinisi dulu komputer itu apa? Komputer itu kan dari kata compute, sehingga akhirnya komputer itu tak lebih dari &quot;alat bantu berhitung.&quot; Jadi komputer tidak musti bisa buat membantu disain grafis atau bikin spesial efek canggih dalam editing film, atau buat maen game, atau internetan.

Kalau ditelusur, bahkan komputer primitif sudah ada jaman indian Inca, namanya quipu, yaitu tali yang diberi simpul sedemikian rupa, sehingga menjadi semacam data base mengenai stok cadangan makanan, panen dan seterusnya. Ini juga sudah komputer.

Yang juga tua, komputer di Cina, namanya sempoa atau sipoa, sampai sekarang masih digunakan, dan bahkan bagi yang terampil bisa memberikan jawaban lebih cepat dari pencet-pencet kalkulator elektronik.

Ada juga tulang napier, sebelum mesin hitungnya Pascal dan Babbage, alat bantu perkalian yang modalnya cuma kertas sama pena, ini juga sebetulnya masuk definisi komputer sebagai alat bantu hitung.

Jaman mesir, jaman dulu-dulu lagi juga ada, tablet tanah liat, yang bisa membantu berhitung. Juga komputer dong.

Dulu sekali para peternak menggunakan turus, torehan pada kayu, tongkat gembala, kulit pohon, dll, untuk mengecek jumlah hewan ternak, udah komplit atau belon. Torehan ini bahkan sudah ada sebelum manusia mulai mengenal angka. Yang dia tahu, kambingnya sudah sama jumlahnya dengan torehan di tongkatnya, berapanya, mungkin angkanya belum dinamai. Kalau kita lihat angka, baik latin, arab, maupun cina, kan sebetulnya 1, 2, dan 3 berasal dari torehan ini. Entah torehan berdiri atau vertikal.

Dan kalau mau mundur terus, alat bantu hitung pertama, yang dipelajari dari corat-coret jaman prasejarah di gue, ya jari tangan. 

Bukannya tidak mungkin kita menggunakan sistem desimal alias berbasis 10, karena jari tangan kita jumlahnya 10, jadi sudah kebiasaan aja sejak lama. 

Mungkin kalo manusia jarinya 16, kita uda pake sistem hexa. Kalo jarinya cuma 2, apa manusia pake sistem biner (seperti komputer modern)? Rasanya mungkin tidak, karena tidak praktis dan pengembangannya rumit (untuk ukuran jaman prasejarah dulu), mungkin manusia akan pakai alat tubuh lain untuk berhitung. Tapi kalau jari manusia cuma 2, rasanya evolusi biologis, dan pengetahuan serta peradaban, akan berjalan sama sekali berbeda dengan apa yang kita jumpai hari ini.

Nah ini baru cerita tentang siapa penemu komputer dalam definisinya sebagai alat bantu berhitung. Pada akhirnya, penemu komputer adalah: orang pertama yang berhitung dengan jarinya. Siapa? Mana gue tahu? Salah satu dari Cromagnon kali. Neanderthal kali. Homo erectus wajakenis kali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penemuan seperti komputer, misalnya, mengharuskan kita mendefinisi dulu komputer itu apa? Komputer itu kan dari kata compute, sehingga akhirnya komputer itu tak lebih dari &#8220;alat bantu berhitung.&#8221; Jadi komputer tidak musti bisa buat membantu disain grafis atau bikin spesial efek canggih dalam editing film, atau buat maen game, atau internetan.</p>
<p>Kalau ditelusur, bahkan komputer primitif sudah ada jaman indian Inca, namanya quipu, yaitu tali yang diberi simpul sedemikian rupa, sehingga menjadi semacam data base mengenai stok cadangan makanan, panen dan seterusnya. Ini juga sudah komputer.</p>
<p>Yang juga tua, komputer di Cina, namanya sempoa atau sipoa, sampai sekarang masih digunakan, dan bahkan bagi yang terampil bisa memberikan jawaban lebih cepat dari pencet-pencet kalkulator elektronik.</p>
<p>Ada juga tulang napier, sebelum mesin hitungnya Pascal dan Babbage, alat bantu perkalian yang modalnya cuma kertas sama pena, ini juga sebetulnya masuk definisi komputer sebagai alat bantu hitung.</p>
<p>Jaman mesir, jaman dulu-dulu lagi juga ada, tablet tanah liat, yang bisa membantu berhitung. Juga komputer dong.</p>
<p>Dulu sekali para peternak menggunakan turus, torehan pada kayu, tongkat gembala, kulit pohon, dll, untuk mengecek jumlah hewan ternak, udah komplit atau belon. Torehan ini bahkan sudah ada sebelum manusia mulai mengenal angka. Yang dia tahu, kambingnya sudah sama jumlahnya dengan torehan di tongkatnya, berapanya, mungkin angkanya belum dinamai. Kalau kita lihat angka, baik latin, arab, maupun cina, kan sebetulnya 1, 2, dan 3 berasal dari torehan ini. Entah torehan berdiri atau vertikal.</p>
<p>Dan kalau mau mundur terus, alat bantu hitung pertama, yang dipelajari dari corat-coret jaman prasejarah di gue, ya jari tangan. </p>
<p>Bukannya tidak mungkin kita menggunakan sistem desimal alias berbasis 10, karena jari tangan kita jumlahnya 10, jadi sudah kebiasaan aja sejak lama. </p>
<p>Mungkin kalo manusia jarinya 16, kita uda pake sistem hexa. Kalo jarinya cuma 2, apa manusia pake sistem biner (seperti komputer modern)? Rasanya mungkin tidak, karena tidak praktis dan pengembangannya rumit (untuk ukuran jaman prasejarah dulu), mungkin manusia akan pakai alat tubuh lain untuk berhitung. Tapi kalau jari manusia cuma 2, rasanya evolusi biologis, dan pengetahuan serta peradaban, akan berjalan sama sekali berbeda dengan apa yang kita jumpai hari ini.</p>
<p>Nah ini baru cerita tentang siapa penemu komputer dalam definisinya sebagai alat bantu berhitung. Pada akhirnya, penemu komputer adalah: orang pertama yang berhitung dengan jarinya. Siapa? Mana gue tahu? Salah satu dari Cromagnon kali. Neanderthal kali. Homo erectus wajakenis kali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on God does not play dice&#8230; by Petruk de Gemblungs</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2006/11/25/god-does-not-play-dice/#comment-2411</link>
		<dc:creator>Petruk de Gemblungs</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 18:08:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/2006/11/25/god-does-not-play-dice/#comment-2411</guid>
		<description>Dear Jane,

Are you crazy?

Sincerely yours,

Petruk de Gemblungs</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Jane,</p>
<p>Are you crazy?</p>
<p>Sincerely yours,</p>
<p>Petruk de Gemblungs</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Gugus Bintang dalam Awan Molekul by aim</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2006/12/27/gugus-bintang-dalam-awan-molekul/#comment-2408</link>
		<dc:creator>aim</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 06:17:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/2006/12/27/gugus-bintang-dalam-awan-molekul/#comment-2408</guid>
		<description>aku leh nanya g????????????
dari kemaren2,,, aku nyari tau tentang eksentrisitas itu apa???
bisa bantu???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku leh nanya g????????????<br />
dari kemaren2,,, aku nyari tau tentang eksentrisitas itu apa???<br />
bisa bantu???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on In memoriam by Aditya</title>
		<link>http://astronomsableng.wordpress.com/2007/09/20/in-memoriam/#comment-2407</link>
		<dc:creator>Aditya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 13:39:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://astronomsableng.wordpress.com/2007/09/20/in-memoriam/#comment-2407</guid>
		<description>hi Tri, 

why don&#039;t you join the Jedi belief, 
and together we shall rule the galaxy,
harharhar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi Tri, </p>
<p>why don&#8217;t you join the Jedi belief,<br />
and together we shall rule the galaxy,<br />
harharhar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
